Friday, November 17, 2017

Adopsi Alternatif Memancing Kehamilan. Mengapa Tidak?

Menjadi orang tua dari anak kandung sendiri sudah pasti merupakan harapan setiap pasutri. Kehadiran sang buah hati yang telah ditunggu, apalagi mereka pasangan suami istri yang telah menikah sekian lama namun belum kunjung dikaruniai buah hati. Tak jarang cara apapun dilakukan oleh pasutri agar dapat segera diberi momongan. Mulai dari segala macam cara medis ataupun non-medis termasuk antara lain dengan anak pancingan. Anak pancingan atau apapun istilahnya adalah sebuah mitos yang banyak beredar di masyarakat Indonesia bahwa dengan memungut anak orang lain akan memancing pasutri segera memiliki anak kandung sendiri.

Adopsi Alternatif Memancing Kehamilan
Adopsi Alternatif Memancing Kehamilan
Mengadopsi sebaiknya dilakukan dengan cara legal. Agar tidak terjadi pelanggaran hukum atas hak-hak anak seperti penggelapan asal-usul anak atau pelanggaran atas penyalahgunaan adopsi anak seperti perdagangan anak dan eksploitasi anak.

Menurut Dra. Magdalena Sitorus dari KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), prinsip dasar pengangkatan anak hanya dapat dilakukan demi kepentingan terbaik anak, tidak memutuskan ikatan darah anak dan orang tua kandung, agama yang sama antara anak dan calon orang tua serta pengangkatan oleh warga negara asing dilakukan sebagai upaya terakhir. sebelumnya, keriteria pasutri yang dapat melakukan adopsi antara lain :
  • Telah menikah 5 tahun
  • Usia istri 30 tahun dan suami 45 tahun
  • Sehat fisik dan mental
  • Penghasilan yang cukup untuk merawat dan membesarkan anak
  • Tidak memiliki anak kandung, memiliki 1 anak kandung, tidak mungkin memiliki anak kandung menurut keterangan dokter atau memiliki 1 anak angkat tapi tidak memiliki anak kandung.
  • Bersedia diwawancarai dan menerima kunjungan rumah dari pekerja sosial yayasan atau pemerintah.
  • Hadir di pengadilan dan bersedia membiayai untuk perkara yang bersangkutan.
Mengadoposi anak bukanlah semata-mata memancing kehamilan agar lebih cepat namun tegakan niat baik anda yang meletarbelakangi proses adopsi tersebut adalah ingin menolong dan menyayangi anak-anak yang kurang beruntung.


Cara Cepat Membiasakan Bayi pada Rutinitas

Mengapa Membiasakan Bayi pada Rutinitas? Jadwal Kebutuhan balita, apalagi pada usia di bawah 1 tahun, sangatlah sederhana. Yang ia perlukan hanyalah tidur, makan, bermain dan kasih sayang yang cukup. Rutinitas ini sepertinya mudah diterapkan tanpa perlu pengaturan. Jangan salah, bahwa bayi sebaiknya sudah menjalani rutinitas yang teratur sejak dini agar orang tua lebih mudah menyeimbangkan pola pengasuhan dan keperluan bayi.
Misalnya bayi minum susu setelah mandi pagi baru kemudian bermain atau jalan-jalan ke luar rumah. Bayipun akan sedini mungkin belajar memprediksi apa yang akan terjadi pada dirinya.
Biasakan bayi pada rutinitas

Kapan Harus Mulai Membiasakan Bayi pada Rutinitas?

Banyak pakar pendidikan anak menganjurkan orang tua untuk mulai menerapkan kebiasaan rutin pada anak mulai usia 2 sampai 4 bulan. Sebelum usia ini umumnya bayi akan lebih banyak melalui harinya dengan kebiasaan tidur dan makan.
Dengan mencermati kebiasaan anak makan, tidur dan waktu terjaga dapat memberi sinyal bagi orang tua untuk memahami kebiasaan irama anak. Hal ini akan dapat membantu menentukan pola rutinitas yang dapat diterapkan.
Membiasakan Bayi pada Rutinitas
Ilustrasi Cara Membiasakan Bayi pada Rutinitas 
Saat baru lahir sampai 2-4 bulan pertama yang penting bagi bayi adalah mendapatkan asupan ASI (air susu ibu) atau susu formula yang cukup, sehingga ibu tidak boleh menundanya dengan alasan apapun. Yang harus dilakukan orang tua adalah mengikuti naluri alam bayi.

Pilihan Rutinitas?

Jadwal Mengikuti Orang Tua
Jadwal ini biasanya berlaku ketat, karena orang tua dapat menentukan kapan anak makan, kapan tidur, berapa lama tidur dan kapan anak bermain. Meskipun biasanya orang tua menyusun jadwal berdasarkan saran dokter anak dengan pertimbangan pola alami aktivitas bayi yang umum terjadi. Biasanya jadwal ini sangat ketat bahkan tak jarang sampai ke menit
kegiatan.

Jadwal Mengikuti Bayi
Jadwal ini sangat fleksibel dan dapat diputuskan setelah aktivitas bayi berlangsung. Misalnya setelah bayi mandi pagi, maka tidak perlu setelah itu makan atau minum
ASI. Misalnya bayi terlihat mengantuk dan lebih ingin tidur, maka orang tua akan membiarkannya tidur terlebih dahulu daripada menyuapi atau menyusuinya terlebih dahulu. Setelah beberapa minggu pertama, kebanyakan bayi membentuk sendiri pola yang teratur antara tidur, bermain, dan makan. Tapi jadwal bayi dapat bervariasi dari hari ke hari tergantung pada sinyal bayi.

Kombinasi Keduanya
Menyatukan kedua elemen di atas. Dengan pendekatan ini Anda akan memiliki jadwal untuk bayi saat makan, tidur, bermain dan seterusnya dengan pola yang sama setiap hari tetapi dengan fleksibilitas dibanding rutinitas ketat. Misalnya tidur siang lebih lama yang menunda jadwal makan siang atau memberi makan/ASI di sela-sela ia bermain.
Yang penting diperhatikan adalah kenyamanan anak, tapi tidak membuat orang tua kelelahan untuk selalu mengikuti pola alami bayi. Sesekali bayi juga harus melalui jadwal yang lebih ketat agar ia lebih berpola dalam aktivitas hariannya.
Semoga Bermanfaat.

Agar Pertumbuhan Anak Maksimal dengan Cukup MicroNutrient

Punya anak-anak yang sehat dan selalu tampil ceria, pastilah dambaan semua orangtua. Syaratnya, anak kita harus memperoleh kecukupan nutrisi sejak dalam kandungan hingga masa balita. Jadi tumbuh kembang mereka bisa optimal.
Faktanya, sampai kini masih banyak balita Indonesia yang sangat rentan terhadap berbagai penyakit. Khususnya pneumonia sebagai penyebab satu dari lima kematian anak balita. Dan Indonesia berada di urutan ke enam setelah Bangladesh.  Amat memprihatinkan bahwa menurut laporan Unicef, penyakit kurang gizi masih merupakan factor penyebab separuh dari seluruh kematian bayi.
Menurut Prof. Sunil Sazawal MD, MPH,PhD, Associate Professor dari Department of International Health, Bloomberg School of Public Health, John Hopkins University, AS,cara mengatasinya sebenarnya tidak terlampau sulit. Cukup dengan memberikan fortifikasi mikronutrien.
Penelitian Prof. Sunil di kawasan peri-urban Delhi India, 2006, melibatkan 633 anak usia 1-3 tahun dengan status tidak sakit dan tidak malnutrisi. 317 anak mendapat susu dengan fortifikasi mikronutrien Nutrivit dan 316 anak mendapatkan secara rutin susu biasa selama setahun.
Alhasil anak-anak yang minum susu dengan kandungan mikronutrien Nutrivit, terlindungi sampai dua kali lipat dari bahaya penyakit diare, anemia, infeksi saluran nafas bawah (pneumonia).
Status gizi dan tumbuh kembangnya pun makin baik dan jarang sakit. Sunil juga menyatakan bayi sebaiknya mendapat ASI eksklusif sampai usia 6 bulan.

Tambahan mikronutrien baru diberikan saat usia bayi >6 bulan, bersamaan dengan MP-ASI. “Memberi ASI tetap dilakukan selama anak mendapatkan tambahan mikronutrien pada MP- ASInya,” tegas Sunil, dalam acara temu Media bertajuk “Perkembangan Baru di Bidang Nutrisi dan Kesehatan Anak”. Mikronutrien yaitu perpaduan antara:

  • Vitamin A 370IU/110ugRE, 
  • Vitamin C 16mg,
  • Vitamin E 2.7mg, 
  • Iron 3.2mg, 
  • Zinc 3.2mg, 
  • Selenium 2.2ug, 
  • Copper 0.1mg.

Sebagaimana yang dilakukan Prof. Sunil, terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh anak usia 1-3 tahun terhadap berbagai penyakit.

Ayo bunda yang ingin buah hatinya tumbuh sehat dan selalu ceria, cukupi kebutuhan mikronutrien mereka ya. Tak ada salahnya membuat variasi makanan MP-ASI untuk buah hati tercinta. Susu dengan fortifikasi kini juga makin mudah diperoleh. Bahkan kecukupan gizi mikronutrien juga bisa divariasikan dalam MP- ASI dengan cita rasa yang bisa Bunda sajikan.   

Dibalik Manisnya Ubi Jalar Tersimpan Sejuta Manfaat Kesehatan

Manfaat Ubi Jalar Bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui Orang

Tak hanya membuat kenyang makanan yang tergolong murah ini ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Apa manfaat kesehatan dan manfaat makan ubi jalar? Sobat, tahukan Anda tahu bahwa ubi jalar ( sweet potato ) merupakan sumber terkaya pati dan karbohidrat . Satu buah ubi berukuran sedang (130 gr), memiliki kalori sebesar 100 kalori dengan nol kalori dari lemak.Ubi Jalar juga memiliki kandungan vitamin A dan vitamin C yang membantu dalam memerangi radikal bebas. Selain sangat bermanfaat mengatasi sakit maag, Ubi jalar juga membantu dalam menyembuhkan masalah tekanan darah rendah pada orang . Kandungan serat yang tinggi pada Ubi Jalar, berkhasiat mengatasi sembelit/ susah buang air besar (BAB).
Ubi jalar juga memiliki banyak kandungan karbohidrat sebagai sumber energi tubuh jika dimakan setiap hari.


Kandungan Penting Pada Ubi Jalar yang Sangat Bermanfaat bagi Kesehatan

Beta Karoten
Zat ini tidak hanya memberi warna cerah pada ubi, tetapi juga memberi banyak manfaat. Beta karoten berperan dalam menunda penuaan dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit, antara lain penyakit jantung, kanker, dan asma. Beta karoten dalam tubuh diubah menjadi vitamin A. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang mengandung beta karoten dapat membantu mencegahdan memperbaiki kerusakan mata.

Kolin       
Kolin adalah zat serbaguna yang sangat penting bagi tubuh. Disebut serbaguna karena zat ini membantu transmisi dalam sel saraf, membantu penyerapan lemak, serta mempertahankan struktur membran sel. Selain itu, kolin juga bermanfaat dalam membantu gerakan otot, kegiatan tidur,belajar, dan memori. Sebuah penelitian mengungkapkan ekstrak ubi jalar dapat memberikan efek sebagai anti radang dan melawan radikal bebas.

Serat dan Kalium
Ubi jalar berukuran sedang mengandung 6 gram serat dan sekitar 400 mg kalium. Dan ternyata bagian kulit ubi jalar mengandung dua zat ini. Umumnya kulit ubi jalar akan berwarna cokelat, ungu, atau kuning, namun kandungan gizinya tetap sama walaupun warna kulitnya berbeda. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari gizi Ubi Jalar, sebaiknya sobat tidak mengupas kulitnya.

Berbagai studi ilmiah menyarankan untuk meningkatkan konsumsi ubi jalar untuk mengurangi berbagai penyakit. Mari kita bahas berbagai manfaat ubi jalar bagi kesehatan berikut ini.

Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan yang Tidak Banyak Orang Tahu.

Kandungan alami pada Ubi Jalar mampu menyembuhkan berbagai penyakit secara alami.

1. Tekanan Darah
Menjaga asupan natrium yang rendah sangat penting untuk menurunkan tekanan darah, namun meningkatkan asupan kalium juga sama pentingnya. Ubi yang berukuran sedang mengandung 542 mg kalium. Menurut National Health and Nutrition Examination Survey, terdapat kurang dari 2% orang dewasa di AS yang telah memenuhi asupan kalium sebanyak 4.700 mg per hari. Selain itu, asupan yang tinggi kalium dikaitkan dengan 20% penurunan risiko kematian dari penyebab apapun.

2. Kanker
Ubi Jalar telah terbukti memiliki sifat anti-karsinogenik. NIH juga melaporkan bahwa beberapa penelitian telah menunjukkan beta-karoten dapat mengurangi risiko kanker payudara pada wanita pramenopause dan kanker ovarium pada wanita pascamenopause.

3. Kekebalan Tubuh
Lagi-lagi, beta karoten pada ubi jalar memiliki peran yang hebat. Zat ini bekerjasama dengan vitamin C dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Dua zat ini membentuk kombinasi nutrisi yang kuat untuk mendukung penguatan imunitas tubuh.

4. Pencernaan
Serat tinggi yang terkandung pada ubi jalar membantu sistem pencernaan menjadi lebih baik dan mencegah terjadinya sembelit.

5. Diabetes
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ubi jalar dapat mengurangi kadar gula dalam darah penderita diabetes. Ubi jalar juga ditengarai dapat mengurangi resistensi sel terhadap insulin pada penderita diabetes. Hal ini memungkinkan karena ubi jalar memiliki skala indeks glikemik yang rendah.

Sajian ubi jalar rebus biasanya dianggap sebagai suguhan tradisional kuno yang cenderung kurang diminati. Walaupun begitu, jangan disalahpahami sebagai makanan yang rendah nutrisi. Biasakan untuk lebih sering menikmati manfaat ubi jalar dengan mengonsumsinya sebagai menu makan besar atau sekadar kudapan di waktu senggang.
Semoga Bermanfaat.

Wednesday, November 15, 2017

Tes Awal Kehamilan

Kehamilan adalah suatu hal yang paling ditunggu oleh hampir sebagian besar pasangan yang menikah. Namun ketika kehamilan itu terjadi, apalagi kehamilan pertama, banyak perempuan yang tidak “ngeh” akan perubahan yang terjadi pada dirinya. Biasanya baru terasa setelah kita sudah tidak mengalami haid selama beberapa waktu.
Sebenarnya naluri  bawah sadar seorang perempuan akan mengirimkan alarm terjadinya perubahan pada tubuhnya. Namun alarm tersebut ditanggapi berbeda oleh setiap perempuan. Ada yang mengabaikannya namun tak sedikit pula yang super sensitif terhadap perubahan tubuhnya. Untuk memastikan  suatu kehamilan, biasanya calon ibu akan melakukan beberapa tes, baik tes di rumah maupun di laboratorium.
Pemeriksaan Kehamilan
Tes kehamilan dilakukan untuk mendeteksi adanya hormon khusus dalam urin atau darah wanita yang memiliki tanda-tanda kehamilan. Hormon itu dikenal sebagai hCG (human Chrionic Gonodotropin).  Seorang perempuan dikatakan hamil bila kadar hormon hCG di atas 25 mIU/ml. Kadar hormon hCG akan naik secara drastis sepanjang kehamilan. Untuk memastikan kehamilan, ada beberapa jenis tes, yaitu:
  1. Urin
    Test dengan menggunakan urin dapat dilakukan sendiri di rumah dengan menggunakan Home Pregnancy Test  dan dapat dilakukan pula di laboratorium. Agar hasilnya tepat, sebaiknya urin yang diperiksa adalah urin pertama kali dikeluarkan di pagi hari sebelum minum apapun. Mengapa begitu? Cairan yang diminum bisa melarutkan hormon hCG. Selain itu, hormon kehamilan paling banyak terkumpul setelah   tidak makan atau minum selama beberapa jam sebelumnya. Home pregnancy test, berbentuk stick/strip atau compact. Untuk alat yang berbentuk stick/strip urin ditampung di satu tempat dan alat dicelupkan ke dalam urin tersebut. Beberapa waktu akan terlihat jumlah strip, 1 strip (tidak hamil) atau 2 strip (hamil). Sedangkan alat yang berbentuk compact, urine diteteskan pada alat tersebut. Beberapa waktu akan terlihat hasil +/-. Tes ini akan lebih akurat hasilnya jika dilakukan sekitar 14 hari setelah ovulasi (saat sel telur dilepaskan dari indung telur). Home Pregnancy Test pun sekarang banyak dijual bebas di apotik bahkan mini market dengan berbagai macam harga, serta memiliki keakuratan yang cukup tinggi (sampai 99%) bila dilakukan dengan prosedur yang benar. Sebelum membeli  jangan lupa meneliti tanggal kadaluarsa alat tersebut. Test urin yang dilakukan di laboratorium biasanya dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan meyakinkan sang calon ibu. Urin yang ditampung dalam wadah bersih diperiksa di laboratorium. Dalam beberapa menit, hasil bisa langsung di dapat dengan tingkat akurasi tinggi.
  2. Darah
    Kehamilan bisa dideteksi bila tes dilakukan sekitar 10 hari setelah ovulasi. Tes Beta hCG (quantitative blood test) ini berguna untuk mengukur jumlah tepat hCG dalam darah. Catatan: Pemeriksaan ini lebih sensitif, sehingga kadar hCG di bawah 25 mIU/ml pun bisa dideteksi. Namun biayanya lebih mahal. Kelebihan dari test darah ini adalah dapat menentukan umur kehamilan awal.
  3. Tes Fisik  Dokter biasanya akan melakukan test fisik melalui USG. Namun USG akan memperlihatkan hasil bila kehamilan sudah berumur 4 minggu. Yaitu mulai dengan terlihatnya kantung hamil. 
Kapan sebaiknya melakukan tes kehamilan :
1. Dua hari menjelang perkiraan haid
2. Dua belas hari setelah melakukan hubungan seks pada masa subur
3. Bila tubuh memberikan “alarm” akan terjadinya suatu perubahan

Kehamilan Ektopik, Apakah Itu?

Apa Sih Sebenarnya Kehamilan Ektopik Itu?

Kehamilan ektopik atau juga yang lebih dikenal sebagai kehamilan diluar kandungan,dimana sel telur yang sudah dibuahi tidak mampu menempel atau melekat pada rahim ibu,namun melekat pada tempat yang berbeda yaitu di tuba falopi atau saluran indung telur.Atau kehamilan ektopik merupakan suatu kondisi dimana sel telur yang telah dibuahi mengalami inflantasi pada tempat yang bukan seharusnya yaitu uterus.Dan jika sel telur yang telah dibuahi menempel pada saluran telur,hal ini akan menyebabkan pecahnya sel telur akibat pertumbuhan embrio.

Prosentase Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik menimpa sekitar 1% dari seluruh kehamilan dan hal ini merupakan suatu kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan secepatnya,karena jika dibiarkan kondisi ini sangat berbahaya dan mengancam jiwa ibu.Hal ini disebabkan oleh pendarahan dalam rongga abdomen,dan bukan terjadinya pendarahan keluar.Dalam kasus kehamilan ektopik,janin sangat kecil kemungkinannya untuk dapat bertahan hidup.Namun disejumlah konsisi kecil,contoh pada kehamilan abdominal,kehamilan dan janin dapat bertahan hingga masa persalinan.Dan jika persalinan dilakukan dengan Caesar,maka ada harapan serta  kemungkinan bayi dapat bertahan.

Peluang terkena kehamilan ektopik

Peluang terkena kehamilan ektopik lebih tinggi jika saluran telur rusak karena radang perut misal (usus buntu,atau infeksi klamida),atau karena operasi rongga perut.IUD(spiral) juga meningkatkan risiko kehamilan ektopik.

Penyebab kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik biasanya disebabkan oleh berbagai hal,dan yang paling sering adalah disebabkan adanya infeksi pada saluran falopi(tuba falopi).Kehamilan ektopik besar kemungkinan terjadi pada kondisi:
  • Ibu pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya
  • Ibu pernah mengalami operasi pembedahan pada daerah sekitar tuba falopi
  • Ibu pernah mengalami Diethylstiboestrol(DES) selama masa kehamilan
  • Kondisi tuba falopi yang mengalami kelainan congenital
  • Memiliki riwayat Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti gonorrhea,klamidia dan PID (pelvic inflammatory disease)

Tanda dan Gejala Kehamilan Ektopik

Pada usia kehamilan mencapai usia 6-10minggu,biasanya ibu hamil yang mengalami kehamilan ektopik akan mengalami gejala:
  • Nyeri hebat pada perut bagian bawah
  • Pendarahan vagina diluar menstruasi
  • Rasa sakit pada salah satu sisi daerah panggul dan biasanya terjadi secara tiba-tiba
  • Ibu hamil biasanya mengalami pingsan dan mual
  • Gejala Tahap Lanjut Kehamilan Ektopik
  • Nyeri atau sakit pada perut yang semakin sering
  • Adanya hipotensi
  • Denyut nadi akan  semakin cepat
  • Kulit muka ibu hamil terlihat pucat

Diagnosa Kehamilan Ektopik

Karena beberapa gejala diatas juga dapat terjadi pada kehamilan normal,dokter biasanya  sulit untuk mendiagnosis. Oleh karena itu ada beberapa tes yang bias dilakukan jika dicurigai ada kehamilan ektopikantara lain :
•          Menggunakan ultrasound,dokter mungkin dapat melihat kehamilan ektopik,karena    adanya darah di tuba falopi yang rusak atau embrio diluar uterus.
•          Laparoskopi melalui sayatan kecil di perut dapat dengan mudah bila embrio diluar rahim
•          Mengukur kadar hormone kehamilan hCG(human chorionic gonadotopin).Dalam kehamilan normal kadar hCG diperkirakanberlipat kira-kira sekitar dua hari hingga minggu ke-12.Jika hCG diperkirakan tidak meningkat,mungkin ada sesuatu yang salah pada kehamilan

Pengobatan pada Kehamilan Ektopik

Para Dokter akan selalu membatalkan kondisi kehamilan ektopik dengan cara pemberian obat-obatan untuk menahan perkembangan embrio.Efek jangka panjangnya adalah akan dapat terhindarkan jika,kehamilan ektopik dapat terdeteksi sejak dini.Jika kehamilan ektopik telah terdeteksi sejak dini,hal ini dapat ditangani dengan pemberian obat suntik agar dapatdiserap oleh tubuh ibu hamil,hal ini dapat menyebabkan kondisi tuba falopi masih dalam keadaan utuh.jika kondisi serius,seperti jika tuba falopi telah mengembang,maka dokter akan melakukan operasi.

Adopsi Alternatif Memancing Kehamilan. Mengapa Tidak?

Menjadi orang tua dari anak kandung sendiri sudah pasti merupakan harapan setiap pasutri. Kehadiran sang buah hati yang telah ditunggu, apa...